Koperasi Syariah di Jatim Terhambat Soal Manajemen
Potensi pasar yang masih luas tak menjadikan koperasi syariah di
Indonesia khususnya di wilayah Jawa Timur dapat berkembang pesat.
Kendala utama yang menjadi penghambat adalah pengelolaan manajemen yang kurang tepat. Akibatnya, pertumbuhan koperasi syariah tak secepat lembaga keuangan yang lain, keberadaannya kurang ‘greget’ bahkan belum ada ‘produk’ yang bisa diandalkan.
Menurut Sekretaris Jenderal (Sekjen) Asosiasi Koperasi Syariah Jawa Timur, Abdillah Mundir SE MM, salah satu contoh lemahnya manajemen adalah banyak koperasi syariah yang tidak mampu mengembalikan dana bergulir dari Pemerintah.



